MACAM SISTEM ORGAN
Sistem organ merupakan bentuk kerja sama antarorgan untuk melakukan fungsi-fungsi yang lebih kompleks. sistem organ disebut juga kumpulan beberapa organ yang melakukan fungsi tertentu. Dalam melaksanakan kerja sama ini, setiap organ tidak bekerja sendiri-sendiri, melainkan organ-organ saling bergantung dan saling memengaruhi satu sama lainnya.
Berikut macam-macam Sistem Organ pada manusia :
1. (Sistem Organ) Sistem Limfatik, terdiri atas komponen utama yaitu pembuluh limpa, titik limpa, dan organ limfa lainnya. Sistem limfatik dalam nutrisi berfungsi dalam menghilangkan senyawa asing dalam darah dan limfa, perlawanan terhadap penyakit, mempertahankan keseimbangan cairan tubuh, dan membantu dalam penyerapan lemak.
2. (Sistem Organ) Sistem saraf terdiri atas beberapa komponen utama yaitu otak, tulang belakang, saraf (neuron), dan saraf sensorik. Sistem saraf berfungsi sebagai pengatur sistem, mendeteksi sensasi, kontrol terhadap pergerakan, dan mengendalikan fungsi kecerdasan dan fisiologis.
3. (Sistem Endokrin) Sistem endokrin terdiri atas kelenjar endokrin seperti pituitari, kelenjar tiroid, kelenjar adrenal, kelenjar kelamin dll (pelajari lebih jauh). Sistem endokrin merupakan sistem pengatur yang utama, berperan serta dalam mengatur metabolisme secara langsung, reproduksi serta banyak fungsi langsung yang dilakukan oleh hormon.
4. Sistem Imun terdiri atas sel darah putih, pembuluh limfa, titik limfa, pankreas, kelenjar timus dan jaringan limfa lainnya. Sistem imun membantu dalam mengatasi serangan serta infeksi dari luar, dengan bantuan sel darah putih.
5. Sistem Pencernaan terdiri atas mulut, esofagus, perut, usus, dan organ tambahan seperti hati, kelenjar empedu, dan pankreas.Sistem pencernaan berfungsi secara kimiawi dan mekanik dalam mencerna, menyerap nutrisi serta membuang kotoran
6. Sistem urin terdiri atas ginjal, kantung kemih, dan saluran kencing. Sistem urin berfungsi dalam membuang kotoran atau sisa produk melalui aliran darah dan mengatur tingkat keasaman, komposisi kimia dan kuantitas air dalam darah.
7. Sistem intergumen, terdiri atas kulit, rambut, kuku dan kelenjar keringat. Sistem intergumen berfungsi dalam melindungi dari perubahan suhu, menjaga kondisi air tubuh, memproduksi vitamin S saat terpapar sinar matahari yang diolah dari provit-D
8. Sistem skeletal atau skeleton terdiri atas tulang belulang, kartilago, dan sendi. Sistem skeletal berfungsi dalam menegakkan tubuh, menyediakan darah bagi tubuh, penyimpanan kalsium untuk tubuh.
9. Sistem Otot terdiri atas otot halus, otot jantung, dan otot lurik. Sistem otot atau muscular berfungsi sebagai penyimpanan cadangan energi, menjaga postur tubuh, pergerakan secara aktif bagi tubuh dll.
10. Sistem pernapasan atau respirasi terdiri atas paru-paru dan saluran pernapasan seperti bronkus dan bronkiolus. Sistem pernapasan berfungsi dalam penyediaan oksigen untuk metabolisme sel, pengaturan gas serta pembuangan gas buangan hasil metabolisme serta mengatur keseimbangan pH darah.
11. Sistem reproduksi terdiri atas kelenjar kelamin seperti testis dan ovarium, sperma dan ovum, serta organ aksesoris yang ada. Sistem reproduksi berfungsi sebagai saluran pembuangan zat urin, berfungsi dalam reproduksi.
Sedangkan macam organ dalam tumbuhan ialah :
1. Akar
Akar adalah bagian tumbuhan berbiji yang berada di dalam tanah, berwarna putih, dan bentuknya meruncing sehinga lebih mudah menembus tanah. Akar berasal dari akar lembaga (radix) yang terdapat di biji tumbuhan. Akar berkembang dari meristem apikal ujung akar yang dilindungi oleh tudung akar (kaliptra). Fungsi tudung akar adalah untuk melindungi ujung akar sewaktu menembus tanah.
Pembelahan sel meristem apikal membentuk daerah pemanjangan yang disebut daerah/zona pemanjangan sel. Dibelakangnya terdapat zona diferensiasi sel atau zona pendewasaan sel, di sini sel-sel akar berkembang menjadi beberapa sel permanen seperti xylem, floem, parenkim, dan sklerenkim.
Fungsi akar bermacam-macam, antara lain:
- Mengikat tubuh tumbuhan pada tanah.
- Menyimpan cadangan makanan dalam bentuk umbi.
- Menyerap air dan garam-garam mineral terlarut.
- Sebagai alat pernapasan.
Berikut adalah bagian-bagian anatomi akar secara garis besar:
- Epidermis, terdiri dari satu lapis sel yang tersusun rapat dengan dinding sel yang tipis supaya mudah ditembus air. Pada zona diferensiasi, epidermis membentuk bulu/rambut akar yang berfungsi untuk memperluas permukaan penyerapan
- Korteks, tersusun atas berlapis-lapis sel dengan dinding yang tipis dan memiliki ruang antarsel yang memungkinkan terjadinya pertukaran gas.
- Endodermis, berupa satu lapis sel yang rapat dengan penebalan gabus pada dinding sel. Endodermis adalah pemisah antara korteks dan stele.
- Stele/silinder pusat, di dalamnya terdapat berkas pengangkut (xilem dan floem).
Akar tanaman menyerap air dan unsur hara dengan proses imbibisi, difusi, dan osmosis. Bagian akar yang berfungsi untuk melakukan penyerapan adalah daerah yang memiliki rambut akar yang merupakan daerah perluasan epidermis. Sebelum air tanah sampai ke xilem, air tanah terlebih dahulu melalui sel rambut akar (epidermis), korteks, endodermis, dan perisikel.
2. Batang
Batang adalah salah satu organ tumbuhan berpembuluh yang berfungsi sebagai penyangga. Batang disusun oleh beberapa macam jaringan yang berbeda sehingga terdiri dari beberapa tipe seperti batang berkayu, batang lembut dan lunak (herbaseus), dan batang tipe rumput (kalmus).
Fungsi batang adalah sebagai berikut:
- Menyalurkan air dan garam mineral dari akar ke daun dan zat makanan dari daun ke seluruh bagian tubuh.
- Mengarahkan tumbuhan agar mendapatkan cahaya matahari yang cukup.
- Tempat penimbunan cadangan makanan.
- Tempat melekatnya daun, bunga, dan buah.
Struktur batang secara umum adalah sebagai berikut:
- Epidermis, tersusun rapat oleh selapis sel. Dinding luar terdapat kutikula. Fungsi epidermis adalah untuk melindungi jaringan di bawahnya.
- Korteks, tersusun oleh beberapa lapis sel parenkim yang berdinding tipis dan terdapat banyak ruang antarsel. Disebut juga dengan istilah “kulit pertama”.
- Stele (silinder pusat), stele adalah lapisan terdalam dari batang. Di dalamnya terdapat sel parenkim dan berkas pengangkut. Lapis terluar dari stele disebut perisikel atauperikambium
3. Daun
Daun adalah organ tumbuhan yang memiliki fungsi utama untuk membuat makanan melalui proses fotosintesis. Selain itu, fungsi daun adalah sebagai tempat pengeluaran air dengan cara penguapan dan respirasi.
Berikut adalah struktur yang melapisi daun dimulai dari atas:
- Epidermis atas, terkadang dilapisi oleh kutikula.
- Jaringan palisade parenkim/jaringan tiang/jaringan pagar, mengandung banyak klorofil.
- Berkas pembuluh. Terdapat xilem dan floem yang berfungsi sebagai alat transportasi dan penguat daun dalam bentuk tulang daun.
- Jaringan spons parenkim/bunga karang, mengandung sedikit klorofil.
- Epidermis bawah, terdapat stomata.
Secara morfologi daun terdiri dari helaian daun (lamina), tangkai daun (petiolus), dan pelepah daun (folius). Daun tumbuhan dikotil umumnya memiliki daun dengan susunan tulang daun menyirip dan menjari. Sedangkan daun tumbuhan monokotil umumnya memiliki susunan tulang daun sejajar atau melengkung.
4. Bunga
Bunga adalah alat reproduksi tumbuhan. Berikut adalah bagian-bagian bunga:
- Kelopak bunga umumnya berwarna hijau. fungsi kelopak bunga adalah untuk membungkus dan melindungi kuncup bunga sebelum mekar.
- Mahkota bunga memiliki warna cerah. fungsi mahkota bunga adalah untuk menarik serangga untuk datang dan menyerbuki bunga. pada sebuah bunga dikotil biasanya terdapat mahkota bunga berjumlah 4, 5, atau kelipatannya. sedangkan pada tumbuhan monokotil berjumlah 3 atau kelipatannya.
- Benang sari adalah alat kelamin jantan pada tumbuhan. jika serbuk sari masuk ke putik, maka akan terjadi pembuahan.
- Putik adalah alat kelamin betina pada tumbuhan.
Itulah macam-macam organ yang ada pada tumbuhan dan hewan. sorry saya hanya copas. terimakasih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar